30 Juni 2022
Aksi penanaman mangrove atau tanaman bakau di salah satu desa atau kelurahan Gunung Anyar Kecamatan Rungkut Kota Surabaya merupakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat bagi dosen dan mahasiswa Universitas Merdeka Surabaya pada tahun akademik 2021/2022. Wilayah kelurahan Gunung Anyar Kota Surabaya ini memiliki potensi pantai telah dijadikan lahan baru bagi pengembangan tanaman mangrove karena merupakan daerah pantai yang tentunya sangat rawan terhadap abrasi air laut, disamping ada tujuan lain yang tidak kalah penting yaitu meningkatkan potensi wilayah lokal untuk pengembangan wisata mangrove, juga memperbaiki ekosistem perairan payau khususnya dalam pengembangan perikanan. Perubahan iklim dapat membawa dampak yang nyata dalam kehidupan masyarakat. Salah satu dampak akibat perubahan iklim tersebut adalah curah hujan yang tinggi dan tidak beraturan, hal ini diperparah lagi dengan kurangnya vegetasi sepanjang pantai sehingga dapat menyebabkan banjir bandang karena meluapnya air laut dan terjadinya abrasi daerah pantai.
Potensi kearifan lokal akan semakin dikembangkan dan terus dipertahankan mengingat kondisi topografi daerah Gunung Anyar tersebut sekaligus akan menjadikan pengelolaan lingkungan mangrove yang menjadi sumber pembelajaran bagi masyarakat Surabaya khususnya serta masyarakat wilayah Indonesia lainnya. Kearifan lokal yang dimiliki masyarakat setempat harus didukung secara komprehensif oleh masyarakat lainnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya karena merupakan bagian kekayaan dari budaya bangsa Indonesia dalam upaya memitigasi bencana, apalagi dipadukan dengan system mitigasi yang modern seperti system pengelolaan irigasi sungai dan pompanisasi sehingga membantu pengendalian air laut saat pasang terjadi atau saat terjadi hujan deras akan dapat meminimalisir terjadinya bencana banjir bagi wilayah perkotaan maupun abrasi pantai.